Berikut adalah tugas phatofisiologi tentang
TANTANGAN DAN KESEMPATAN BAGI PERAWAT-PERAWAT INDONESIA YANG AKAN BEKERJA DI JEPANG
Berita tentang kedatangan perawat Indonesia yang akan datang ke Jepang untuk bekerja sudah santer terdengar beberapa waktu yang lalu. Pemerintah Jepang akan merekrut perawat dari Indonesia sebagai bagian dari perwujudan atas Economic Partnership Agreement (EPA) antara pemerintah Jepang dengan Indonesia yang ditandatangani di Jakarta pada 19 Mei 2008.
Pencapaian kerja sama ini adalah merupakan salah satu hal yang sangat patut untuk disyukuri karena sebelumya Jepang terkenal sulit untuk menerima pegawai asing, terutama tenaga kesehatan. Perawat Indonesia yang dapat lolos dari seleksi ini akan diberangkatkan sekitar 3-9 agustus 2008.
Setiba di Jepang, perawat ini akan diberikan training selama 6 bulan sebelum disalurkan ke institusi-insititusi di Jepang. Selama training di Jepang, lembaga yang menangani adalah AOTS (The Association for Overseas Technical Scholarship).
Bagian pertama tulisan ini akan membahas hasil obrolan dengan AOTS. Hasil sarasehan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen) Osaka dengan masyarakat dan mahasiswa Indonesia yang tinggal di wilayah Kansai (Kobe, Osaka, Kyoto, Nara, dan sekitarnya) disampaikan di bagian kedua tulisan ini.
Selanjutnya download dalam word klik disini.


